Kembali ke Blog
tipsumum
16 Juni 2026
Japan Arena Team
する・される・させる・させられる | Japan Arena
日本語にほんご文法ぶんぽう · Grammar Series

する、される、させる、
させられる — Apa Bedanya?

Keempat bentuk ini semuanya berasal dari する, tapi bermakna sangat berbeda: aktif, pasif, kausatif, dan kausatif-pasif. Pahami pola kekuasaan di balik setiap kalimat.

する
Aktif — "melakukan"
される
Pasif — "dilakukan/kena"
させる
Kausatif — "menyuruh/membiarkan"
させられる
Kausatif-Pasif — "dipaksa/terpaksa"
する
Bentuk aktif — subjek melakukan sendiri
Rumus & Makna
主語しゅご〕が 〜する
Bentuk dasar. Subjek melakukan sesuatu atas inisiatif dan kemampuan sendiri. Tidak ada tekanan dari luar, tidak ada orang lain yang menyuruh — subjek adalah pelaku penuh.
🎯 Kekuasaan: Sepenuhnya di tangan subjek. Subjek = pelaku aktif.
💡 Bayangkan anak panah yang keluar dari diri sendiri: Saya → aksi → objek
田中たなかさん 勉強べんきょうする Tanaka-san belajar (atas kemauan sendiri)
わたし 報告ほうこくする Saya melapor (aktif, inisiatif sendiri)
Contoh Kalimat
毎日まいにち日本語にほんご勉強べんきょうする
Setiap hari, saya belajar bahasa Jepang.
→ Saya sendiri yang memilih dan melakukan kegiatan belajar ini.
かれ毎朝まいあさジョギングをする
Dia jogging setiap pagi.
→ Kebiasaan aktif — pelaku bertindak atas kehendak sendiri.
わたし会議かいぎ発表はっぴょうした
Saya melakukan presentasi dalam rapat.
Aktif: Saya yang presentasi — bukan dipaksa, bukan kena suruh.
される
Bentuk pasif — subjek menerima aksi dari orang lain
Rumus & Makna
〕が 〔動作主どうさぬし〕に 〜される
Bentuk pasif. Subjek kalimat menerima aksi yang dilakukan oleh orang/pihak lain. Sering mengandung nuansa tidak menyenangkan, terganggu, atau menjadi korban. Pelaku asli ditandai dengan partikel に.
🎯 Kekuasaan: Di tangan orang lain (に). Subjek adalah penerima/korban aksi.
💡 Anak panah mengarah ke subjek dari luar: Orang lain → aksi → SAYA (kena)
⚠️ Pasif dalam bahasa Jepang sering berkonotasi negatif atau tidak menyenangkan bagi si penerima.
上司じょうし しかられる わたし () Saya dimarahi atasan
だれ 財布さいふぬすまれる わたし (被害ひがい) Dompet saya dicuri (pasif kerugian)
Contoh Kalimat
上司じょうししかられた
Saya dimarahi oleh atasan.
Pasif: Atasan (に) yang melakukan, saya yang kena marah — tidak menyenangkan.
電車でんしゃなかあしまれた
Kaki saya diinjak di dalam kereta.
→ Pasif kerugian — saya menjadi korban dari tindakan orang lain.
先生せんせい名前なまえばれた
Nama saya dipanggil oleh guru.
→ Guru melakukan aksi, saya yang menerimanya (dipanggil).
彼女かのじょられた。
Saya diputuskan oleh pacar.
→ Sering dipakai untuk kejadian yang tidak diinginkan — nuansa pasif yang kuat.
させる
Bentuk kausatif — subjek menyuruh/membiarkan orang lain
Rumus & Makna
命令者めいれいしゃ〕が 〔実行者じっこうしゃ〕を/に 〜させる
Bentuk kausatif. Subjek menyuruh, memaksa, atau mengizinkan orang lain untuk melakukan sesuatu. Ada dua makna tergantung konteks: (1) perintah/paksaan atau (2) izin/membiarkan. Pelaksana ditandai に (untuk aksi intransitif) atau を (untuk paksaan).
🎯 Kekuasaan: Di tangan subjek. Subjek mengendalikan aksi orang lain.
💡 Dua makna kausatif:
   🔴 Paksaan/Perintah:子供こども勉強べんきょうさせる」→ Menyuruh anak belajar (anak tidak punya pilihan)
   🟢 Izin/Membiarkan:子供こどもあそばせる」→ Membiarkan/mengizinkan anak bermain
おや (perintah) 勉強べんきょうさせる 子供こども (pelaksana) Orang tua menyuruh anak belajar
上司じょうし (izin) かえらせる 部下ぶか (pelaksana) Atasan mengizinkan bawahan pulang
Contoh Kalimat
はは子供こども野菜やさいさせた
Ibu menyuruh anak makan sayur.
Paksaan: Ibu yang punya kuasa — anak terpaksa makan sayur.
先生せんせい生徒せいと廊下ろうかせた
Guru menghukum murid berdiri di koridor.
→ Paksaan dengan otoritas — guru menyuruh, murid melaksanakan.
今日きょうはやかえせてください。
Tolong izinkan saya pulang lebih cepat hari ini.
Izin: Meminta izin kepada atasan agar diperbolehkan pulang lebih awal.
子供こども自由じゆうあそせた
Saya membiarkan anak bermain bebas.
→ Izin yang penuh kerelaan — orang tua memperbolehkan anak bermain semaunya.
させられる
Kausatif-pasif — dipaksa/terpaksa melakukan
Rumus & Makna
実行者じっこうしゃ〕が 〔命令者めいれいしゃ〕に 〜させられる
Gabungan kausatif + pasif. Subjek terpaksa melakukan sesuatu karena disuruh/dipaksa orang lain. Ini adalah bentuk yang paling kompleks dan hampir selalu mengandung nuansa negatif — subjek tidak mau tapi harus melakukan karena tekanan dari pihak lain.
🎯 Kekuasaan: Di tangan orang lain (に). Subjek terpaksa bertindak melawan keinginannya.
💡 Rumus sederhana: させる (disuruh) + られる (kena/terpaksa) = "terpaksa melakukan karena disuruh"
⚠️ Ini adalah bentuk yang paling menyatakan ketidakberdayaan subjek — subjek melakukan tapi bukan atas kemauan sendiri.
上司じょうし (memaksa) 残業ざんぎょうさせられる わたし (terpaksa) Saya terpaksa lembur karena atasan
おや (memaksa) じゅくかせられる 子供こども (terpaksa) Anak terpaksa pergi les karena orang tua
Contoh Kalimat
上司じょうし毎日まいにち残業ざんぎょうさせられる
Saya terus-menerus dipaksa lembur oleh atasan.
Terpaksa: Saya tidak mau lembur, tapi atasan memaksa — saya tidak berdaya.
子供こどものころ、ピアノを練習れんしゅうさせられた
Waktu kecil, saya terpaksa latihan piano.
→ Orang tua memaksa, anak tidak mau tapi harus latihan — nuansa negatif/kenangan tak menyenangkan.
宴会えんかいうたうたせられた
Saya dipaksa menyanyi di pesta.
→ Tekanan sosial/kelompok yang memaksa seseorang melakukan hal yang tidak diinginkan.
きらいな仕事しごとさせられてつかれた。
Saya lelah karena terpaksa mengerjakan pekerjaan yang tidak saya suka.
→ Ekspresi kelelahan dan ketidakberdayaan — subjek melakukan tapi hatinya tidak ikhlas.
Perbandingan Langsung
Satu situasi, empat sudut pandang
Bagaimana kekuasaan bergerak di setiap kalimat
📌 Kunci Memahami Perhatikan siapa yang punya kuasa di setiap kalimat. する = saya berkuasa. される = orang lain berkuasa atas saya. させる = saya berkuasa atas orang lain. させられる = orang lain berkuasa atas saya dan memaksa saya bertindak.
Kalimat Makna Siapa berkuasa?
わたし報告ほうこくする Saya melapor. 🟦 Saya (aktif, inisiatif sendiri)
わたし上司じょうし報告ほうこくさせる Saya menyuruh atasan melapor. 🟦 Saya (punya otoritas atas atasan)
わたし上司じょうし報告ほうこくされる Saya dilaporkan kepada atasan. 🟥 Orang lain (saya jadi objek)
わたし上司じょうし報告ほうこくさせられる Saya dipaksa melapor oleh atasan. 🟥 Atasan (saya terpaksa bertindak)
Aspek する される させる させられる
Tipe Aktif Pasif Kausatif Kausatif-pasif
Pelaku aksi Subjek sendiri Orang lain (に) Orang lain (を/に) Subjek (terpaksa)
Kekuasaan Subjek ✓ Orang lain ✓ Subjek ✓ Orang lain ✓
Nuansa Netral / positif Sering negatif Kontrol / izin Negatif / terpaksa
Bentuk Kamus 〜(ら)れる 〜(さ)せる 〜(さ)せられる
📐 Konjugasi Cepat (する → 4 Bentuk) する → する (aktif)  |  する → される (pasif)  |  する → させる (kausatif)  |  する → させられる (kaus-pasif)

Untuk kata kerja lain: べる → べられる / べさせる / べさせられる
く → かれる / かせる / かせられる
Quiz — Uji Pemahaman
Pilih bentuk kata kerja yang paling tepat untuk melengkapi kalimat berikut.
1
問題もんだい 1 / 6
わたし毎朝まいあさきて、自分じぶんあさごはんを(   )
Konteks: Berbicara tentang rutinitas pagi sendiri — tidak ada yang menyuruh atau memaksa.
✅ Jawaban: A — つく

→ "Saya bangun jam 6 pagi dan membuat sarapan sendiri."

Kata kunci: 自分じぶん (sendiri) + tidak ada tekanan dari luar → bentuk aktif つくる yang tepat.

つくられる → pasif: "sarapan dibuat (oleh orang lain)", tidak sesuai.
つくらせる → kausatif: "menyuruh orang lain membuat", maknanya berbeda.
つくらせられる → kaus-pasif: "dipaksa membuat oleh orang lain", kontradiksi dengan 自分じぶんで.
2
問題もんだい 2 / 6
財布さいふ(   )、とてもこまった。
Konteks: Seseorang mengalami kejadian buruk — dompet hilang karena ulah orang lain.
✅ Jawaban: B — ぬすまれて

→ "Dompet saya dicuri, saya sangat kebingungan."

Ini adalah pasif kerugian — pembicara adalah korban pencurian. Pelaku (pencuri) tidak disebutkan tapi tersirat.

ぬす → aktif: "saya mencuri dompet", maknanya terbalik — subjek jadi pelaku kejahatan.
ぬすませて → kausatif: "membiarkan/menyuruh seseorang mencuri", tidak masuk akal dalam konteks ini.
ぬすませられて → kaus-pasif: "dipaksa mencuri oleh orang lain", maknanya berbeda sama sekali.
3
問題もんだい 3 / 6
ははおとうと部屋へや掃除そうじ(   )
Konteks: Ibu adalah sosok yang berkuasa — ia mengatur adik untuk membersihkan kamar.
✅ Jawaban: C — させた

→ "Ibu menyuruh adik membersihkan kamar."

Subjek = はは (ibu) yang berkuasa. Pelaksana = おとうと (adik) yang diperintah. Ini penggunaan kausatif させる yang klasik.

した → aktif: "ibu membersihkan kamar sendiri", bukan menyuruh adik.
された → pasif: "ibu dibersihkan kamarnya oleh adik", makna terbalik.
させられた → kaus-pasif: "ibu dipaksa membersihkan kamar oleh adik", tidak masuk akal — ibu yang punya otoritas, bukan adik.
4
問題もんだい 4 / 6
上司じょうしきらいな仕事しごと(   )、ストレスがたまる。
Konteks: Karyawan mengeluh — ia harus melakukan pekerjaan yang tidak disukai karena tekanan atasan.
✅ Jawaban: D — させられる

→ "Dipaksa mengerjakan pekerjaan yang tidak saya suka oleh atasan, stres terus menumpuk."

Ini adalah kausatif-pasif yang sempurna: atasan (に) memaksa → saya tidak mau tapi harus melakukannya → stres.

する → aktif: terkesan saya memilih sendiri — tidak ada nuansa keterpaksaan yang sesuai konteks keluhan ini.
される → pasif: "pekerjaan dilakukan (kepada saya)" — tidak cocok secara gramatikal.
させる → kausatif: "saya menyuruh atasan mengerjakan" — maknanya terbalik, justru saya yang berkuasa.
5
問題もんだい 5 / 6
先生せんせい、トイレに(   )か?
Konteks: Murid meminta izin kepada guru untuk pergi ke toilet di tengah kelas.
✅ Jawaban: C — せてもらえませんか

→ "Pak/Bu Guru, bolehkah saya pergi ke toilet?"

Ini adalah pola meminta izin yang sangat umum: 〜させてもらえませんか = "bolehkah saya diberi izin untuk...?"
Pola ini menggabungkan させる (kausatif = izin) + てもらう (menerima kebaikan) dalam bentuk pertanyaan sopan.

せます → terdengar seperti menyatakan sesuatu, bukan meminta izin.
れます → pasif, tidak cocok untuk meminta izin dalam konteks ini.
せられます → kaus-pasif, terkesan seperti "dipaksa pergi" — tidak natural untuk meminta izin.
6
問題もんだい 6 / 6
子供こどものころ、おや毎日まいにちピアノを練習れんしゅう(   )いやだったなあ。
Konteks: Orang dewasa mengenang masa kecil dengan nada negatif — latihan piano bukan pilihan sendiri.
✅ Jawaban: D — させられた


→ "Waktu kecil, saya dipaksa latihan piano setiap hari oleh orang tua. Menyebalkan sekali ya."

Tanda-tanda kausatif-pasif di sini: おや (orang tua sebagai pemaksa) + いやだった (tidak menyukainya) → si pembicara terpaksa melakukan bukan atas kemauannya sendiri.

した → aktif: "saya latihan piano (atas kemauan sendiri)" — bertentangan dengan いやだったなあ.
された → pasif biasa: kurang natural karena 練習れんしゅう adalah aksi yang dilakukan si pembicara, bukan dilakukan orang lain kepadanya.
させた → kausatif: "saya menyuruh orang tua latihan piano" — maknanya terbalik.
Skor kamu dari 6 soal